Posted by: megaihyamuis | January 2, 2010

Kesaksian dari Bawah Laut Wakatobi

Nyaris tak menyisakan ruang kosong. Semua area ditumbuhi oleh hard coral maupun soft coral. Sementara beragam biota laut dengan aneka warna hilir mudik di antara karang. Sungguh pemandangan yang memanjakan mata.  

Kesan inilah yang kami peroleh usai melakukan penyelaman di Wakatobi Desember lalu. Delapan dive site yang kami selami di Pulau Tomia memiliki keunikan masing-masing. Table Coral City dengan hamparan karang meja (acropora sp.) yang sangat luas. Hanya pada kedalaman enam meter saja, kami sudah dapat menyaksikan gerombolan barracuda.  

Schooling of baracuda

 

 Di Ali Reef, kedatangan kami disambut oleh rombongan Giant travally (GT) yang melintas di depan kami. Spesies lain seperti lion fish, trumpet fish, stone fish, dan hiu jenis white tip reef shark juga dapat Anda jumpai. Namun, schooling of GT -lah yang kemudian di jadikan ikon dari spot yang mengabadikan nama penemunya ini.  

Schooling of GT

 

Roma adalah dive site favorit kami. Di sini kita dapat berkeliling lanscape karang yang menyerupai pengunungan. Bercengkrama dengan kawanan yellow&blueback fulisier, triggerfish, parrotfish, sergeant majors, dan jenis lainnya yang berenang di sekeliling kami mampu melenakan sehingga lupa untuk naik ke permukaan.  

fishes

 

Lizard fish

 

Colourful fishes

 

 Gunung Waha menyajikan sebaran terumbu karang yang tak kalah indahnya. Dari balik karang, kita dapat menemukan Moray eel, juga penyu yang kemudian segera menjauh begitu mengetahui kedatangan kami.  

Sea turtle

 

Moray eel

 

  

Bagi Anda yang senang dengan objek macro, silakan berkunjung ke Teluk Waitii, Dunia Baru, dan Ai Reef. Anda akan takjub menyaksikan beragam biota kecil nan unik, antara lain dart fish, blue-lined fanglenny, goby, Harlequin shrimp, dan nudibranch.  Bila beruntung, Anda dapat bertemu Manta ray di Dunia Baru. 

Dartfish

 

Sea turtle

 

Cuttle fish

 

Menyelam di Mangifica menambah pengalaman wall diving kami menyusuri tebing  karang dengan topografi yang cukup curam. 

Sejak dulu Wakatobi memang dikenal memiliki tingkat keanekaragaman biota laut paling  kaya di dunia. Hasil penelitian Operation Wallacea, lembaga penelitian yang berpusat di Inggeris, mencatat terdapat 942 spesies ikan hidup di perairan Wakatobi, 750 jenis karang dari 850 jenis karang yang ada di dunia.Artinya lebih dari 88% jenis karang dunia ada di Wakatobi. Wow…..! 

Clown fish1

 

Clown fish2

 

Clown fish3

 

Wakatobi merupakan akronim dari empat nama pulau utama di kawasan ini, yakni: Wangi wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Memiliki luas laut 18.377,31 km², dan dari keseluruhan luas tersebut, 3.070 km² ditetapkan sebagai taman nasional pada 1996 silam. Sedangkan Wakatobi dimekarkan menjadi kabupetan sendiri pada 2003, setelah sebelumnya berada dalam lingkup Kabupaten Buton. 

 

Jika selama ini kami hanya mendengar cerita keindahan bawah laut Wakatobi, maka perjalanan kami Desember lalu menjadi saksi akan keelokan itu. Pesona terumbu karangnya mampu membuat mata kami berbinar setiap kali kami muncul di permukaan. Bagi kami Wakatobi adalah akuarium alam yang luar biasa. Di sinilah salah satu surga terbaik para penikmat dunia bawah air. 

Menyelam bersama Tomia Dive Center 

Penyelaman tim Sorowako Diving Club di Pulau Tomia dikawal oleh Tomia Dive Center (TDC). Meski relatif baru di bisnis operator penyelaman, TDC cukup professional  memberikan pelayanan optimal sehingga selama di sana kami menikmati penyelaman yang aman dan menyenangkan.  

Dari segi biaya penyelaman, TDC menawarkan paket yang lebih terjangkau. Dengan duit Rp1 juta, Anda sudah dapat menikmati 3x dive+makan+penginapan. Bandingkan dengan Wakatobi Dive Center (WDC) yang dimiliki oleh pemodal asing sejak 1995 di Pulau Onemobaa-sebuah pulau kecil di lepas pantai Tomia. Paket wisata selam+menginap selama tujuh hari dipatok harga antara  US$ 2,510 sampai US$ 3,460. Untuk paket 10 hari harus membayar antara US$ 3,490 sampai US$ 4,820. 

Padahal menurut Budianto Tandiono, pengelola TDC, lokasi penyelaman yang ditawarkan kurang lebih sama dengan TDC. Terbukti, tak jauh dari tempat kami menyelam pada hari itu, tampak kapal WDC sedang menurunkan tamunya di Gunung Waha, spot yang telah kami selama sehari sebelumnya. ”Saat ini terdapat 99 dive site di Pulau Tomia yang berhasil diindentifikasi,’ ungkap Budi yang sebelumnya pernah bekerja sebagai guide di WDC. 

Lantas apa yang membedakan kedua operator ini? Tempat tinggal! Tamu WDC menginap di resort-resort ekslusif dengan fasilitas hotel kelas bintang lima. WDC juga memiliki bandara sendiri untuk menerbangkan tamunya yang sebagian besar warna negara asing dari Bali-Tomia, dan sebaliknya. 

 

The Wakatobi Dive Resort

 Sementara, TDC lebih mengarah pada konsep hunian homestay. Penyelam akan tinggal di rumah-rumah warga Tomia. Di sini, kita bebas bergaul dengan masyarakat lokal. Makanan yang disajikan ala masakan rumahan: pisang goreng/rebus+teh panas, sea food segar dengan bumbu minimalis olahan tradisional. Jika Anda ingin menyicipi Kaswami, makanan khas Wakatobi dari bahan ubi kayu, pemilik rumah dapat meraciknya untuk Anda. 

 

Tomia Dive Center

So, Tinggal pilih, mau yang sentuhan tradisional atau modern. 

Bagi yang berminat menyelam dengan TDC hubungi: Budianto Tandiono, HP. 085696987445. 

Notes: 

  1. Saat ini, perjalanan ke Wakatobi dapat dijangkau melalui udara. Sudah ada maskapai penerbangan Express dan Susi Air (namun sejak awal Januari, Susi Air dikabarkan tidak lagi beroperasi) yang melayani rute Kendari-Wangi wangi (gerbang Wakatobi). Express Air melakukan penerbangan setiap hari, kecuali Senin dan Jum’at. Berangkat dari Wangiwangi-Kendari pukul:11.00 Wita, sedangkan Kendari-Wangiwangi, pukul 12.05 Wita. Perjalanan udara ditempuh selama 45 menit. Tiket dapat dipesan melalui agen travel di kota Kendari, yaitu: Patapulo di Jl. Abdullah Silandae No. 131 (Telp.0401-3131883); Global di Jl. Ahmad Yani No.80D (Telp. 0401-3192666). Harga fluktuatif antara Rp500 ribu sampai Rp699 ribu.
  2. Sebelum meninggalkan Kendari, pastikan setiba di Bandara Matohara, Wangi wangi, ada yang menjemput, berhubung belum tersedianya angkutan taxi bandara. Pemesanan kendaraan jemputan dapat melalui Patapulo agent travel di Wakatobi (Telp.085243694492- an.Ani). Alternatif lain adalah minta dive operator Anda di Wakatobi untuk mengatur penjemputan. Jarak antara bandara dengan Wanci, ibukota kabupaten Wakatobi kurang lebih 30km.
  3. Speedboat regular yang melayani penyeberangan antar pulau beroperasi hanya sekali sehari. Tarifnya Rp100 ribu/orang. Berangkat dari Pelabuhan Wanci, Wangi wangi pukul 10.00 wita. Dengan demikian Anda harus menginap dulu di Wanci/Wangiwangi untuk menunggu jadwal reguler pada keesokan harinya. Namun, jika memilih langsung melanjutkan perjalanan ke pulau (Tomia), tersedia boat carteran. Harganya antara 750 ribu (perahu kecil kapasitas max 3 orang) sampai  Rp1,5 juta-an).
  4. Di Wanci tersebar banyak penginapan, antara lain Hotel Wakatobi (Telp. 0404-21823), Hotel Jelli (Telp. 0404-21112), dll. Tarifnya antara Rp175 ribu-250 ribu.
  5. Last, but not least..agar komunikasi Anda via telepon seluler lancar, gunakan kartu indosat. Sementara ini, hanya signal indosat yang cukup jernih mengcover jaringan komunikisi seluler di Wakatobi.  
About these ads

Responses

  1. kk bagu ya ternyata di dalam laut…

    saya jadi pengen ikut renang…

    boleh gak kk?

  2. kk bagus ya ternyata di dalam laut…

    saya jadi pengen ikut renang…

    boleh gak kk?

  3. So Nice

    I am going there soon.

    Enjoy

  4. kak apa kabar..? kapan ke wakatobi lagi, oh iya masi sering menyelam km suda ganti nama menjadi tandiono wakatobi dive center, kalau tdc suda bubaran


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: