Posted by: megaihyamuis | January 13, 2009

Menyambangi Camp Tetenggala

Akhirnya aku menjejakkan kaki di Camp Tetenggala, markas para geologist yang sedang melakukan ekspolorasi di wilayah Kontrak Karya PT Inco di Pomalaa Timur. Tak seperti camp eksplorasi di wilayah lain , camp yang dibangun di ketinggian bukit Tetenggala ini merupakan bangunan permanen. Terdiri dari barak berupa kamar tidur, lobby, ruang makan, dapur, dan kamar mandi. Ada bangunan khusus untuk berkantor, sample house serta ruang  pemeliharaan peralatan. Tak ketinggalan fasilitas lapangan tenis dan bilyar yang digunakan berolahraga selepas jam kerja.

 

Jangan dikira karena berada di dalam belantara, lantas mereka jauh dari jangkauan informasi dan alat komunikasi. Para penghuni camp dapat menikmati siaran TV-indovision dan fasilitas telekomunikasi telepon seluler.

 

Wow,ini merupakan camp eksplorasi termewah yang pernah aku kunjungi. Ale benar, fasilitasnya tak kalah dengan hotel di kota Kolaka. Kamar-kamar tidur dilengkapi kasur busa dan lemari pakaian. Kamar mandi yang berlantai dan dinding keramik yang dilengkapi fasilitas air panas.

 

Terlepas dari segala fasilitas yang melengkapi camp yang jaraknya kurang lebih 20-an km dari Kota Pomalaa, suasana tinggal di dalam belantara tetap terasa. Menurut beberapa penghuni camp, mereka masih sering memergoki satwa liar di sekitar camp, seperti ular, anoa, babi hutan, dan biawak. Monyet sesekali melintas dan bergelantungan di pepohonan, dan suara jengkring bersahutan memecah kesunyian malam.

 

Bertandang ke Camp Tetenggala rasanya tak pernah kehabisan bahan untuk diceriterakan. Walaupun aktivitas operasi PT Inco saat ini dikurangi terkait selesainya CRA PTI dengan PT Antam, namun ada saja sudut-sudut yang menarik diungkap dari camp yang dihuni sejak akhir Oktobe 2003 silam ini. Dari kejauhan kami bisa memandang hamparan pepohonan hasil rehabilitasi pada lahan pasca tambang berderet menyelimuti bebukitan. Liukan pohon lebat dan dedaunan seirama diterpa angin serta batang pohon yang kokoh tegak berdiri dan saling mengikat. Dan bagi para penghuninya, di camp inilah mereka banyak belajar tentang makna kekompakan dalam hidup berkelompok seperti yang mereka sedang rajut saat ini.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: